Media Informasi Pemberdayaan

Sabtu, 24 Maret 2012

UPK V Koto Timur Sampaikan LPJ Tahun 2011



V Koto Timur ,Palito Paiaman– Kinerja UPK selama tahun 2011, baru-baru ini dipertanggung jawabkan kepada masyarakat se-Kecamatan V Koto Timur. Kegiatan penyampaian (Laporan Pertangung Jawaban(LPJ) UPK V Koto timur (Makoti) PNPM Mandiri Perdesaan ini dihelat pada Rabu (29/2) kemarin bertempat di aula Kantor Camat V Koto Timur.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berkisar 120 orang yang merupakan perwakilan masing-masing dari 28 Korong yang tersebar di Kecamatan V koto Timur. Tiap Korong diwakili 6 orang utusan yang terdiri dari Kepala Wali Korong, Ketua TPK, unsur LPM, KPMK/T, perwakilan perempuan dan tokoh masyarakat Korong. Camat V Koto Timur, Nini Arlin, S.Sos dan jajaran Muspika Kecamatan V Koto Timur,Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Padang Pariaman AUNG, SH dan Tim dari Musrenbang dari Kabupaten Padang Pariaman juga hadir dalam acara ini yang kebetulan acara ini disingkronkan dalam musrenbang Kecamatan.
Dalam laporan yang dibacakan ketua UPK, Erik Eksrada, S.Pd.I, dijelaskan bahwa dalam 2011,
Proses Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan V Koto Timur sampai Tgl 27 Februari 2012 ini telah berjalan memasuki tahun ke empat, dimana total dana BLM PNPM MPd yang telah dikelola UPK sampai saat ini sebanyak Rp.7.600.000.000,- Dari total BLM tersebut sebanyak 18,31% dialokasikan untuk Kegiatan SPP (sebesar Rp. 1.392.050.000). Jumlah kelompok SPP yang aktif melaksanakan kegiatan sampai saat ini sebanyak 56 kelompok.
Sampai per 27 Februari 2012, perkembangan kegiatan PNPM MPd di Kecamatan V Koto Timur adalah sebagai berikut :
Pelaksanaan kegiatan PNPM MP tahun anggaran 2011 sebanyak 8 kegiatan yang tersebar di 7 Korong. Yaitu :
1.    SPP Mawar Balai Pasa Limpur,
2.    SPP Arisan Yandu Kamp. Tanjung,
3.    SPP UP2K Sialangan,
4.    SPP PKK Pasa Pdg Alai
5.    Beasiswa Pendidikan Korong Pasa Balai Pd. Alai
6.    Beasiswa Pendidikan Korong Patamuan
7.    Pelatihan Bengkel Las
8.    Pembangunan Irigasi Korong Kp. Pili
Ada sebanyak 8 macam pendanaan dan rekening dana yang dikelola oleh UPK sampai saat ini. Diantaranya adalah sebagai berikut :
1.    Rekening BLM PNPM MP, Saldo yang ada rekening per 27 Februari 2012 sebesar Rp. 15.754.320, termasuk Bunga Bank rekening dana di BNI Cab. Pariaman.
2.    Rekening BLM PNPM LMP Saldo yang ada Per 27 Februari 2012 sebesar Rp. 31.756.281. rekening dana di Bank Mandiri Syariah Unit Pariaman.
3.    Rekening Pengembalian SPP Saldo Per 27 Februari 2012 Rp. 1.040.770.805,-
4.    Rekening DOK RPJM Saldo per 27 Februari 2012 sebesar Rp. 62.777.456,-
5.    Rekening DOK Perencanaan saldo Per 27 Februari 2012 sebesar Rp. 34.28.072.
6.    Rekening DOK Pelatihan Saldo Per 27 Februari 2012 Sebesr Rp. 59.560.091.
7.    Rekening OP UPK saldo Per 27 Februari 2012 sebesar Rp. 190.302,-
8.    Rekening OP UPK PLTMH Saldo Per 27 Februari 2012 Rp 904.283.

Kegiatan Simpan Pinjam dan Dana Bergulir.

Total dana BLM PNPM MP yang terserap untuk kegiatan SPP selama empat tahun kegiatan sebanyak Rp. 1.392.050.000,- Telah dilakukan 3 kali perguliran :
1.    Perguliran I : Pada Bulan Desember 2010 dengan jumlah 14 kelompok dengan Alokasi dana yang digulirkan sebesar Sebesar Rp.574.000.000,-
2.    Perguliran II : Pada Bulan  April 2011 dengan jumlah 13 kelompok dengan alokasi dana yang digulirkan Rp.289.500.000,-
3.    Perguliran III : Pada Bulan Agustus 2011 dengan jumlah kelompok 19 kelompok aloksai dana Rp.690.500.000,-
Total jumlah Perguliran yang telah dilaksanakan Oleh UPK sebanyak Rp. 1.554.000.000,-
Saat ini kegiatan perguliran akan memasuki putaran ke empat. Ada sebanyak 17 kelompok yang telah diverifikasi oleh tim Verifikasi. Jumlah alokasi pinjaman kelompok untuk perguliran 4 sebesar Rp. 805.500.000,- Sementara itu Saldo Dana Pengembalian SPP direkening Pegembalian SPP sampai 27 Februari 2012  sebanyak Rp. 1.040.770.805,- sudah termasuk bunga rekening tabungan.
Sementara dalam sambutannya, Camat V Koto Timur mengatakan bahwa keberhasilan UPK mengelola Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPP) tak lepas dari peran serta semua elemen pelaku PNPM Mandiri Perdesaan dan para pemanfaat SPP disetiap Korong. “ Kegiatan SPP akan hancur manakala tidak ada kerjasama yang harmonis antar pelaku dan pemanfaat”, tandasnya.
Selain itu, Camat juga mengharapkan agar peserta MAD bisa bermusyawarah mufakat dalam menentukan kebijakan pengalokasian dana surplus UPK agar bisa dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat. “Sebaiknya dana surplus itu dipergunakan untuk bedah rumah warga tidak mampu saja,” harapnya pada peserta MAD disela-sela sambutan pembukaan acara.
Dalam Kesempatan itu juga dalam sambutan ketua Komisi III Aung SH Juga menghimbau masyarakat V koto Timur agar kita sama-sama menjaga asset dana perguliran ini,sebab asset ini merupakan dana Masyarakat V Koto Timur dan dipergunakan juga untuk masyrakat v koto timur,untuk menunjang dan mengangkat perekonomian masyarakat
Menurut ketua BKAN  Syafrizal, A, SH yang sekaligus sebagai Pimpinan dalam MAN ini beliau mengingatkan kepada peserta musyawarah dana SPP Perguliran ini merupakan Pinjaman Bagi Pesnerima Manfaat Bukan Bantuan lepas,ini akan terus digulirkan kepada seluruh masyrakat melalui kelompok,dan jika seandainya PNPM-Mandiri perdesaan ini tidak didanani lagi (BLM) melalui penerintah pusat maka Aset SPP ini akan tetap ada dan terus dikelola oleh UPK.(Erik E)