Media Informasi Pemberdayaan

Sabtu, 24 Maret 2012

KADER TEKNIS PNPM-MP KECAMATAN BATANG ANAI DI BEKALI


Batang Anai, Palito Padang Pariaman, Kader Teknis Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Kecamatan Baang Anai telah dibekali dengan pelatihan selama 4 hari di aula Kantor camat Batang Anai (18/2)
                 Pelatihan kader teknis dimaksudkan untuk memberikan pembekalan dan peningkatan kemampuan serta ketrempilan kader dalam memfasilitasi masyarakat untuk mengelola PNPM mandiri Perdesaan pada setiap tahapan.
Dalam hal ini UPK, BKAN, Pendamping lokal berserta Fasiltator Kecamatan Batang Anai memberikan pembekalan kepada seluruh kader teknis PNPM-MP sebanyak 62 orang peserta, terdiri dari 31 Korong  pada empat kenagarian se kecamatan tersebut, setiap Korong mengirim dua orang peserta di antaranya, Nagari Kasang 10 Korong 20 orang peserta, ketaping 8 Korong 16 orang peserta, Sungai Buluh 8 Korong 16 orang peserta dan Nagari Buayan 5 korong 10 peserta
                              Acara ini didanai melalui Dana operasional Khusu (DOK) anggaran 2011, tetapi pelaksanaan kegiatannya 2012. Anggran DOK 2011 untuk Kecamatan Batang Anai 133, 860,000 Rupiah, dari seluruh dana yang dilokasikan dipergunakan untuk kegiatan pelatihan kader tekinis selama 12 hari dengan besar anggran 71,434, 000 rupiah.

Sesuai dengan jadwal kegiatan pelatihan ini direncanakan 12 hari, tapi baru terealisasi 4 hari. Ketua UPK Batang Anai habibunnazar menyebutkan pelatihan hanya dapat dilaksankan 4 hari karena padatnya jadwal kegiatan di bulan Februari, oleh karena itu pelatihan lanjutan dapat di laksnakan di bulan Maret ini
PJOK Batang Anai Irmanto mewakil camat Batang Anai dalam membuka acara tersebut, disaksian oleh Fasilator Kecamatan Tesmawahid, Pendamping Lokal zainal dan ketua UPK Habibunnazar, sekretaris   Asmirawati dan bendahara UPK Elvira
                Dalam kesempatan ini PJOK Batang Anai Irmanto sebagai masyarakat yang mewakili korongnya masing agar dapat memanfaatkan acara dengan sabaik-baiknya, sehingga nanti setelah terjun ditengah-tengah masyarakat dapat memfasilitasi dan memandu masyarakat dalam melaksanakan tahap perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan.
                Fasilator Teknis Kecamatan Tesmawahid mengatakan kader-kader  yang telah dipercayai oleh masyarakatnya sebagai ujung tombak di tengah-tengah masyarakat agar dapat menjelaskan segala informasi tentang PNPM-MP dan mereka juga  lahir dari bawah tentu banyak tahu bagaimana kondisi dan kebutuhan dimasing-masing korong.
Sebagai kader masyarakat tentunya peran dan  tugas membantu pengelolaan pembangunan di desa diharapkan tidak terikat oleh waktu,dan juga mempertimbangkan keterlibatan atau peran serta kaum perempuan dan Rumah Tangga Miskin (RTM). Untuk itu aspek kerelawanan, maupun meluangkan waktu, kejujuran diharapkan ada pada diri kader.
                Pemateri pelatihan didatangkan dari Fasilitator Kabupaten Efri Darmison dan ada juga dari FT Kecamatan Batang Anai. Materi yang disampaikan lebih menekankan kepada tugas dan tanggung jawab kader, Fungsi seorang kader,Tujuan dan pelaksanaan Program, Motivasi hidup, analisis dan pengani masalah. Dalam hal ini, pemateri memakai bermacam-macam metode dalam menyampaikan materi cermah, diskusi, penugasan, kelompok, study kasus, game yang bertujuan untuk menghilangkan kejenuhan terhadap peserta.
                Suparman, salah seorang peserta pelatihan mengatakan sangat senang dapat mengikuti pelatiahan ini, karena banyak hal yang didapatkan seperti menambah wawasan, kecerdasan emosional, pergaulan serta tentang program itu sendiri.
                Harapan masyarakat Batang ANai untuk para kader teknis setelah diberikan pelatihan agar melaksanakan sumua proses dan mensosialisasikan semua Program di masing-masing Korong, sehingga masyarakat dapat mengetahui kegiatan PNPM-MP. ( Hasan )